Feeds:
Pos
Komentar

Kelana Cinta

Berjuta lembah engkau beranjak
Terbuai semilir angin entah berantah
Kemelut kelam memeluk erat
Nafas cinta berbalut syair dan puisi

Kemanakah gerangan insan mendamba
Kemanakah perginya sang dewa dewi
Dimanakah asa kan berlabuh
Dimanakah tempat tuk merindu

Menapak terjal jiwa nan sepi
Meraup kasih segenggam perih
Noktah merah bersarang sukma
Cinta pergi jauh, sejauh mata hatiku

Merpati putih kirimkan pesanku
Seikat mawar tanda kuberserah
Rangkaian kata cinta kupersembahkan
Dalam keheningan jiwa aku menantimu.

By : Fira R Medio April 2009

Iklan

Bejana Air Mata

Semilir angin hanyutkan asa.
Semburat mendung mahligai nestapa.
Badai terjal mengacau balau.
Deras sang hujan menghunjam galau.

Adakah kau tau rasa ini?
Adakah kau peduli ?
Adakah kau sadari?
Adakah kau mengerti?

Hanya alam tempat mengadu.
Hanya malam tempat bersandar.
Hanya airmata puasan jiwa.
Hanya bejana ratapan jua.

Kemarau hati gersang meraung.
Cucuran perih menikam dalam.
Pawaka didih menucuk belulang.
Bejana tampung airmata duka.

By Fira.

Pilar Kasih

Di atas singgasana kurajut dikau
Megah kokoh namun lembut terasa
Lingkaran nurani bersemayam kukuh
Kasih tak kunjung lepas dikau dariku

Langit senja pancarkan aura asih
Mega berpayung cakrawala tiada tara
Sentuhan kasih hangat membalut jiwa
Pesisir pantai melambai mempesona

Gejolak ini hendak kusampaikan kasih
Kemana dan dimana diri mendamba
Jalan meliuk bak tarian alam maya
Hamparan ilalang tak luput merana

Lenaku dendang buaianmu kasih
Rangkul dan eratkan lengan dahagamu
Ucapkan sahaja sajak-sajak asmara
Pilar kasih kan selalu ada tak kemana.

By : Fira

Lentera Jiwa

Keremangan malam nan sejuk
Bertaburkan bintang menggoda hasrat
Di atas rumput hijau ku rebahkan diri
Sungguh indah…hangat membalut jiwa

Embusan angin malam membelai pelupuk
Cahaya bulan menari-nari bak penari surgawi
Bibirku tak kuasa menahan kata “…Ohhhh…”
Jiwaku tak mampu menyingkap pandangan

Selaksa jiwa dalam balutan lentera cinta
Cinta pada sang EmpuNya kehidupan ini
Tak ada kata atau ucapan hanya diam membisu
Berpayung langit ku terlena wahai jiwa

Beralaskan rerumputan permadani alam
Bersandar dalam pelukan sang bayu
Terbuai aroma nikmat kemahabesaranNya
Lentera jiwa hanya milikNya semata…

By : F I R A .R Medio Akhir Juli 2008

Aku Dan Hidupku

Tak ada yang mustahil bagi-Nya
Semua jalan telah ditentukan-Nya
Sanggpkah aku menjadi semu ?
Mampukah aku menghadapi ujian-Nya ?

Aku dan airmata
Aku dan derita
Aku yang hampa
Hanyalah secuil dari sejuta cerita

Kesombongan keangkuhan itu nestapa
Kekejian kezaliman bak luka menganga
Kemunafikan hiasan wajah tanpa dosa
Jalan taman surga tak semudah untai kata

Aku dan hidupku bermain bersama
Aku dan hidupku bak alfa dan omega
Aku dan hidupku antara ada dan tiada
Aku adalah aku dan begitulah hidup fana

Tok tok tok suara ketukan sentakan jiwa
Salamualaikum salam sadar dari sukma
Allahu akbar seruan itu mengingatkannya
Subhanallah zikir tuntun perjalanan duka

Hidup dan kehidupan milik dan kuasanya
Nirwana menjadi pelabuhan singgasana
Amal ibadah gerbang penantian surga
Aku dan kehidupanku adalah bagian rencananya

By : Fira Rachmat 09 November 2007

Selamat Datang Cinta

Hadirnya menambah gairah
Ia mengisi sisi hati yang resah
Bak warna kehidupan kehidupan yang cerah
Hilang sudah cemas nan gundah

Naluriterpana bergema gemuruh
Sorot mata tajam biasan nur hidayah
Sosok cinta membuai atma teguh kukuh
Nafas kehidupan nafas cintaku hadirlah

Cinta, datanlah !
Cinta, Mendekatlah !
Cinta, Peluklah !
Selamat datang cintaku

By : Fira Rachmat 08 November 2007

Pondok Qalbu

PONDOK QALBU

Pondasi utamaku beriman padaNya
Tiang penyangga selalu percaya
Pijakan setia pada kekuasaanNya
Pondok Qalbuku perisai hidup dan kehidupan

Jendela bingkai dunia takwa
Ruang jiwa hembuskan asmaNya
Pintu gerbang menuju ke surga
Pondok Qalbuku teduh tiada tara

Kan ku hias dengan zikir bunga cinta
Kan ku perindah warna ketulusan doa
Kan ku dendangkan lantunan Alqur-an
Kan ku rajut hari dengan sujud setia

Wahai sang Maha Kasih tuntunlah hamba
Wahai sang Maha kuasa berserah diri hamba
Wahai sang Maha Mulia terangi hati hamba
Dalam pondok Qalbu ku mohon penuh damba

maghfira.JPGBy: Fira R 9 Oktober 2007.